Tujuan dari high
speed photography adalah
memotret benda yang bergerak cepat dan hanya dapat dilihat oleh kasat
mata.
Untuk mempelajari fotografi ini, kalian harus bisa memotret peristiwa dengan mengikuti urutan yang dapat diprediksi. Atau kalian harus dapat mendeteksi trigger, menunggu event lalu shoot.
Untuk mempelajari fotografi ini, kalian harus bisa memotret peristiwa dengan mengikuti urutan yang dapat diprediksi. Atau kalian harus dapat mendeteksi trigger, menunggu event lalu shoot.
Misal, untuk memotret setetes air yang jatuh mengenai
permukaan, pertama yang perlu diketahui adalah waktu ketika tetesan
itu akan mulai jatuh. Berikutnya, kita buat penundaan (delay)
antara trigger dan event setelah itu ambil gambar.
Ada dua cara untuk melakukan high
speed photography dengan timer yaitu pertama menggunakan shutter kamera dan cara kedua menggunakan flash elektronik.| By: Martin Vaugh |
1. High Speed Photography dengan menggunakan
Shutter
Keuntungan utama
dengan menggunakan cara ini adalah dapat digunakan di luar ruangan
(outdoor). Subjek dan background dapat sepenuhnya diterangi. Karena
shutter digunakan untuk membekukan gerakan subjek, memberikan kecepatan
terbatas. Kecepatan maksimum shutter berkisar dari 1/4000sec sampai
1/8000sec, dalam beberapa kasus mungkin tidak cukup cepat (benda bergerak
terlalu cepat akan terlihat kabur).
Selain itu, dalam
kamera yang memiliki focal
plane(bidang fokus) shutter,
celah kecil yang bergerak pada bidang fotografi pada speed yang jauh lebih lambat (1/250),
sehingga mengekspos bagian-bagian berbeda dari bidang fotografi pada waktu yang
berbeda.
Akhirnya, ada
delay antara pelepas shutter dan eksposur, mungkin bisa 100ms atau lebih
(tergantung kamera). Selain itu mungkin ada variasi kecil dalam jangka
waktu, setiap kali kamera mengambil gambar.
2. High Speed Photography dengan menggunakan
Flash
Gambar diambil
dengan membuka shutter kamera, mengaktifkan flash dan menutup
shutter. Gambar harus dilakukan di ruangan gelap. Karena
ruangan yang gelap, membuat waktu eksposur yang lama tidak akan memiliki
efek pada output akhir. Durasi pada lampu flash sekarang menjadi waktu
eksposur yang sebenarnya.
Keuntungan
utama dari metode flash adalah kecepatan eksposur dan konsistensi waktu yang
lebih baik. Cahaya pada elektronik flash mampu menyorot dengan jangka
waktu 1/10.000 atau lebih cepat (lebih rendah pengaturan kekuatan flash, lebih
pendek durasi pada flash).
keterlambatan
antara trigger dan sorotan flash tidak signifikan. Kerugian dari metode
ini adalah bahwa gambar harus diambil di ruangan gelap untuk menghindari over exposure. Juga
karena lampu flash digunakan untuk membuat eksposur, mungkin lebih sulit untuk
memberikan pencahayaan seragam atau untuk menerangi background.
| By: Stefan |
tiga komponen dasar untuk melakukan high speed photography:
1. Kamera.
2. Flash.
3. Fotografi timer dengan
sensor.
Agar tidak terlalu bingung ,
lihat video dibawah ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar